Posts

Organ Reproduksi Ternak Jantan: Penis dan Kelenjar Tambahan

Reproduksi merupakan suatu sistem yang kompleks yang melibatkan organ reproduksi dan mekanisme hormonal yang dikontrol oleh Hypothalamus dan kelenjar pitutary sebagai organ pengontrol reproduksi ternak. Sistem reproduksi didukung oleh sistem organ yang berbeda antara organ reproduksi jantan dan betina. Organ reproduksi ternak jantan terdiri dari testis, epididymis, ductus deferens, penis, kelenjar tambahan, dan penis. Organ reproduksi ini dibutuhkan untuk proses spermatogenesis hingga kopulasi.
Penis
Penis berfungis sebagai organ kopulasi pada ternak jantan yang terdiri dari pangkal, badan dan glans penis yang disertai dengan prosesus uretralis. Bagian ujung atau glans penis terletak bebas dalam praeputium. Badan penis terdiri dari corpus cavernosum penis yang relatif besar dan diselimuti oleh suatu selubung fibrosa tebal berwarna putih disebut tunica albuginea dan bagian ventral terdapat corpus cavernosum urethra, suatu struktrur yang relative lebih kecil yang mengelilingi urethra.
P…

Organ Reproduksi Ternak Jantan: Epididymis dan Ductus Deferens

Organ reproduksi ternak jantan terdiri dari testis, epididymis, ductus deferen, penis, dan kelanjar tambahan. Testis sebagai organ reproduksi primer ternak jantan telah kita bahas sebelumnya pada artikel anatomi dan histologi testis. Artikel ini khusus membahas mengenai epididymis dan ductus deferens serta fungsinya dalam sistem reproduksi.
Epididymis
Epididymis merupakan pipa panjang dan berkelok-kelok yang menghubungkan vasa eferensia pada testis dengan ductus deferens. Kepala epididimis melekat pada bagian ujung dari testis di mana pembuluh-pembuluh darah dan saraf masuk. Epididimis merupakan saluran tunggal memanjang berliku pada sisi medial testis. Ujung dari ductus epididimis adalah prosesus uretralis yang terletak pada ujung glans penis. Epididymis berfungsi sebagai tempat untuk pemasakan (maturasi) spermatozoa sampai waktu saat spermatozoa dikeluarkan melalui proses ejakulasi.
Epididymis berbentuk bulat panjang dan melekat pada testis. Epididymis terbagi tiga yaitu caput (kepa…

Organ Reproduksi Ternak Jantan: Testis

Testis merupakan organ reproduksi primer pada ternak jantan. Disebut sebagai organ reproduksi primer karena testis berfungsi untuk memproduksi spermatozoa. Testis terletak menggantung di luar tubuh yang dibungkus oleh skrotum yang menjaga suhu testes selalu dalam keadaan normal untuk menjaga kelangsungan hidup spermatozoa yang ada di dalamnya.
Secara anatomi, Testis terletak pada daerah prepubis, terbungkus dalam kantong scrotum dan digantung oleh funiculus spermaticus yang mengandung unsur-unsur yang terbawa oleh testes dalam perpindahannya dari cavum abdominalis melalui canalis inguinalis ke dalam scrotum. Scrotum adalah kulit berkantong yang ukuran, bentuk dan lokasinya menyesuaikan dengan testis yang dikandungnya. Selapis jaringan fibroelastis bercampur dengan serabut otot polos disebut tunica dartos, terdapat di sebelah dalam kulit.
Ukuran dan lokasi testis bervariasi antara spesies tetapi memiliki struktur dasar yang sama. Tubulus seminifarus dikellilingi kapsul serat melintang …

Organ Reproduksi Ternak Betina Beserta Fungsinya

Reproduksi ternak memiliki peran yang sangat penting terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup, tak terkecuali pada ternak. Reproduksi ternak dikontrol oleh organ pengontrol reproduksi yang melibatkan hypothalamusdan pituitary pada bagian otak. Perintah hormonal yang dihasilkan oleh organ pengontrol reproduksi ini ditanggapai oleh organ-organ reproduksi dan menjadi satu kesatuan system reproduksi yang kompleks yang melibatkan system hormonal.
Organ reproduksi ternak betina berbeda dengan organ reproduksi ternak jantan, karena harus menghasilkan peran yang berbeda pula dalam siklus reproduksi. Berikut ini akan dibahas mengenai organ reproduksi ternak betina untuk melengkapi artikel sebelumnya yang telah membahas organ reproduksi ternak jantan.
Organ reproduksi betina terdiri dari ovarium, oviduct, uterus, cervix, uteri, vagina, dan genitalia eksternal. Organ genital internal didukung oleh adanya ligament. Ligament ini terdiri dari mesovarium untuk mensupport ovarium, mesosalpinx yang m…