Square Pearson Method adalah salah satu cara meramu pakan ternak yang terdiri dari dua bahan pakan. Kelebihan metode ini adalah kita dapat menentukan dengan pasti besaran jumlah pakan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Akan tetapi metode Square pearson ini hanya bisa dipergunakan untuk menghitung tidak lebih dari dua bahan pakan. Namun demikian, kami telah menemukan metode baru yang menggabungkan metode Square Pearson Method dengan Trial and Error

Baiklah, untuk lebih memudahkan dalam pembahasan, perhitungan kita mulai dengan penyusunan pakan ternak sebagai simulasi. Hal-hal yang harus disiapkan adalah tabel kandungan bahan pakan yang akan kita gunakan. Dapat menggunakan tabel di bawah ini:

 Sumber: Ketaren (2010)

Berikut kita akan menghitung besaran jumlah konsentrat dan dedak untuk memenuhi kebutuhan Pk sebesar 18%. Langkah-langkahnya adalah membuat tabel seperti tabel berikut:


Kolom yang berwarna kuning adalah besaran jumlah konsentrat yang akan kita butuhkan. Perhitungannya diperoleh dari:

- selisih dari target PK dengan kandungan PK dedak : selisih PK konsentrat dan Pk dedak x 100%

sehingga diperoleh hasil 26,09%

Sedangkan kolom yang berwarna hijau adalah banyaknya dedak yang kita perlukan untuk memenuhi target PK 18%. Perhitungannya diperoleh dari:

- Selisih target PK dengan PK Konsentrat : selisih PK Konsentrat dengan PK dedak x 100%

sehingga diperoleh hasil 73,91%.

Untuk menguji hasil yang diperoleh maka kita harus menghitung besaran presentase dari masing-masing bahan terhadap kandungan PK yang dimiliki, yaitu sebagai berikut:

Konsentrat : 35 x 26,09% = 9,1315 %
Dedak : 12 x 73,91% = 8,8692 %
Total = 18,0007%

Hasilnya adalah 18,0007% atau dibulatkan menjadi 18%.

Demikianlah cara menyusun formulasi ransum menggunakan Square Pearseon Method, semoga artikel ini bermanfaat.

Untuk metode Gabungan Trial and Error dengan Square Pearson Method yang telah dibahas sebelumnya, terdapat sedikit perbedaan cara perhitungan. Caranya adalah pada target PK yang diinginkan tidak langsung diisi dengan kekurangan PK melainkan Kekurangan PK dibagi dengan kekurangan presentase bahan secara umum kemudian dikali 100.

Misalnya kita menghitung kebutuhan Konsentrat dan dedak pada campuran pakan yang 40% nya telah dipenuhi oleh jagung, maka Target PK nya adalah:

= (13,816/60) x 100 = 23,03%

Mengapa harus dibagi 60 ? Karena bahan yang kita ingin siapkan hanya tersisa 60% dari total bahan, karena 40% adalah jagung. Sehingga setelah kita merubah target PK, langsung dapat menggunakan perhitungan sebagaimana Square Pearson di atas, sebagai berikut: 


Hasil perhitungan ini tidak langsung digunakan sebagai persentase konsentrat dan dedak untuk tambahan 60% bahan tadi, melainkan dikonversi terlebih dahulu sebagai berikut:

Konsentrat : 60 x 47,94% = 28,77%
Dedak : 60 x 52,06% = 31,23%
Total = 60%

Mengapa totalnya hanya 60% ? Karena 40% sisanya adalah jagung.

Selanjutnya kita uji apakah presentase ini dapat mencukupi kekurangan PK sebesar 13,816 % tadi ?

Konsentrat : 35 x 28,77% = 10,0695
Dedak : 12 x 31,23% = 3,7476
Total = 13,817

Sehingga Kebutuhan masing-masing bahan pakan dari ke tiga jenis bahan yang digunakan adalah sebagai berikut:



Cukup Mudah bukan ?
Silahkan anda coba menghitung sendiri dengan target PK yang anda butuhkan, semakin sering kita berlatih, semakin mahir kita dalam bidang itu. Cara meramu pakan ternak dengan metode square pearson ini dapat digunakan sebagai salahs atu alternatif untuk penyusunan ransum ternak